Rabu, 08 Juli 2015

History Universitas Muhamadiyah Malang

University of Muhammadiyah Malang (UMM) was founded in 1964, on the initiative of the figures and the Regional Leadership of Muhammadiyah Malang. At the beginning of UMM is a branch of the University of Muhammadiyah Jakarta, which was established by the Foundation University of Muhammadiyah Jakarta by the Notary R. Sihojo Wongsowidjojo in Jakarta No. 71 tang-gal June 19, 1963.
At that time, UMM has 3 (three) faculties, namely (1) Faculty of Economics, (2) Faculty of Law, and (3) the Faculty of Education (Guidance and Counseling) Department of Religious Education. Third faculty received Registered status from the Ministry of Education and Culture, Directorate General of Higher Education in 1966 by Decree No. 68 / B-SWT / p / 1966 dated December 30, 1966.

On July 1, 1968 UMM became an official university stand-alone (separate from the University of Muhammadiyah Jakarta), whose implementation is in the hands of the Foundation University of Muhammadiyah Malang, by the Notary R. Sudiono, No. 2 dated 1 July 1968. In the next development certificate is then updated by the Notary G. Kamarudzaman No. 7 On June 6, 1975, and renewed again by the Notary Kumalasari, SH No. 026 dated November 24, 1988 and registered at the Court of Malang State No. 88 / PP / YYS / XI / 1988 dated 28 November 1988.

In 1968, UMM add new faculties, namely the Faculty of Social Welfare which is fi'lial of the Faculty of Social Welfare, University of Muhammadiyah Jakarta. Thus, at that UMM has had four faculties. In addition, the Guidance and Counseling Department of Religious Education of the Faculty of Religion enroll as under the auspices of the Department of Religion at the Faculty Tarbiyah name.

In 1970 the Faculty of MT is gaining equal status with the College of Islamic Studies (IAIN), by the Decree of the Minister of Religion No. 50 of 1970. In the same year the Faculty of Social Welfare changed its name to the Faculty of Social Sciences with the Department of Social Welfare. Then in 1975 the Faculty is officially independent (separate from the University of Muhammadiyah Jakarta) with Registered Decree No. 022 A / 1/1975 dated 16 April 1975.
Faculty were then added to the Faculty of Engineering, namely in 1977. In 1980 it opened the Faculty of Agriculture, Faculty of Animal Husbandry then followed. Between 1983 to 1993, added new majors and improved status suudah majors there. The latter, in 1993 UMM opened Graduate Program Master of Management and Master of Rural Sociology
,
Until the 1994/1995 academic year, the University of Muhammadiyah Malang has had 9 faculties and 25 departments / courses strata Si, two courses strata-S2, and one college / strata-D3 of Nursing.
In the span of thirty years of traveling this UMM (1964- 1994), the most significant development was started in 1983's. From that moment onwards UMM record very impressive growth, both in the field of improving the status of the Department, the administrative reform, the addition of facilities and campus facilities, as well as adding and improving the quality of management (administrative and academic). In 2009, UMM combines the Faculty of Agriculture and Faculty of Animal Husbandry and Fisheries into the Faculty of Agriculture and Animal Husbandry to fit the consortium of Agricultural Sciences.
In the field of physical facilities and academic facilities, now available three campuses: Campus I in Jalan Bandung No. 1, Campus II at Jalan Dam Sutami No. 188A, and Campus III (Integrated Campus) on Highway Tlogo Mas. In the area of ​​increasing the quantity and quality of academic personnel, have been carried out (1) recruitment of young teachers who come from various leading universities in Java, (2) Improvement of the quality of the lecturers by sending them for further studies (S2 and S3) in as well as abroad.
Thanks to the struggle that knows no stopping this, so now UMM has been transformed in the direction of higher education alternatives. This has been admitted by the Coordinator Kopertis Region VII is the official speech at the graduation UMM dated July 11, 1992, suggests that UMM relatively large colleges and universities prospected to be the future.
With the condition continually improved, now UMM proud but humble ready to meet the future, to participate in the common task "the intellectual life of the nation" and "build the Indonesian people fully" in Indonesia towards becoming a dignified nation and parallel to the lord Other nations in the world.

           sumber :http://www.umm.ac.id/id/page/01020602/sejarah-singkat-umm.html

Perkembangan Teknologi di Indonesia


        Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia berkembang dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.
          Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dari barat di Indonesia membawa dampak bagi kemajuan negara Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai melakukan pergerkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di samping itu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia juga membawa dampak bagi semangat juang bangsa Indonesia. Mereka memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk mencari informasi-informasi terkini mengenai keadaan dunia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia benar-benar terbantu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.             Pada masa kolonial perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi belum begitu maksimal. Pemerintah koloniallah yang menjadi penyebab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia. Pemerintah kolonial menghalangi akses-akses masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi dari barat ke Indonesia. Mereka juga melakukan pelarangan terhadap pendidikan bagi masyarakat Indonesia untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Akibatnya indonesia tertinggal jauh dengan negara-negara di sekitarnya. Secara keseluruhan penyebab lain dari ketertinggalan Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut :a.    Terbatasnya jumlah orang Indonesia yang mendapat pendidikan terutama pendidikan tinggi.     Masyarakat Indonesia jarang terlibat langsung dalam pengembangan iptekc.    Pemerintah Belanda dan perusahaan-perusahaan yang berada di indonesia untuk melakukan alih teknologi.d.    Minimnya industrialisasi.e.    Kurangnya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia sendiri.

Setelah merdeka, perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi berkembang pesat di Indonesia. Hal ini didorong dengan terbukanya akses-akses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Kemerdekaan menciptakan keadilan dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Mereka mempelajari sedikit demi sedikit di sekolah-sekolah yang sudah dibuka untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Dengan bekal pengetahuan ini kemudian masyarakat Indonesia melakukan berbagai inovasi dan eksperimen ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia. 

sumber : http://dellasophia312.blogspot.sg/2014/11/tugas-perkembangan-teknologi-di.html 

Tips dan Trik

Menurut saya...... selama mengikuti pelatihan di Universitas Muhamadiyah Malang bayak informasih yang saya dapatkan .contohnya yang saya tadi tidak bisa membuat dan menggunakan blogger sekarang menjadi bisa dan mengerti.
bukan hanya informasi saja yang saya dapat tapi saya juga punya banyak teman baru.

Menjadikan Negara Indonesia yang Lebih Baik

1. Gunakan air seperlunya
Kalau anda punya mobil dan sopir pribadi, anda yang menentukan kapan mobil anda harus dicuci, bukan sang supir. Kalau biasanya supir mencuci mobil setiap hari, suruhlah dia mencuci dua hari sekali atau tiga hari sekali. Bayangkan berapa liter air yang diselamatkan setiap hari bila semua orang memiliki mobil tidak mencuci mobilnya setiap hari.
Mobil saya di Adelaide, dan juga ketika kami dulu tinggal di London dicuci setiap tiga bulan sekali. Mungkin di Indonesia berbeda dimana karena udaranya lebih berdebu. Namun dalam penglihatan saya adalah bahwa kadang sopir ketika tiba di pagi hari sambil menunggu majikan, atau anak majikannya yang belum siap, kikuk kalau tidak ada kegiatan sehingga kemudian melakukan kegiatan dengan mencuci mobil. Kalau memang tidak kotor dan tidak perlu mengapa harus dicuci. Dan anda sebagai pemiliknya bisa ikut terlibat lebih banyak.

2. Berlalu-lintas yang baik
Menurut saya, salah satu kontribusi kemacetan di Indonesia karena para pengemudi di jalan raya tidak mengindahkan aturan, karena mereka memang tidak tahu aturan yang ada. Mereka mungkin supir taksi, supir pribadi yang baru, sopir angkutan kota yang baru dalam tahap-tahap awal "bekerja" sehingga apa yang mereka lakukan dijalan raya hanya sekedar mengikuti 'insting'.
Karena setelah mereka bisa mengendarai, sebagian dari mereka pindah ke pekerjaan yang lebih baik, dan kemudian digantikan oleh mereka yang baru lagi, dengan ini "kepintaran" para pengendara ini tidak meningkat. Seringkali para pemilik kendaraan mereka disibukkan dengan hal lain atau malah memperburuk keadaan dengan memberi tekanan agar mengebut, memotong jalan, dan lain-lain. Kalau anda sudah bisa memiliki kendaraan, maka mestinya anda sudah bisa memberikan contoh kepada sopir anda untuk berperilaku lebih baik.

3. Kurangi penggunaan kantong plastik
Biasakan bawa kantong belanja sendiri. Kalau anda pergi berbelanja dengan pembantu, minta pembantu menyiapkan kantong plastik dari pada mengandalkan kantong plastik dari supermarket. Membawa pulang kantong plastik ke rumah dan menyimpannya tidak akan membuat anda lebih kaya.
Anda bisa membeli tas belanja yang terbuat dari kain, dan digunakan selama bertahun-tahun. Saya sudah melakukannya selama beberapa tahun terakhir. Lagi-lagi kalau satu orang mengurangi penggunaan kantong plastik 1 dalam sehari, ada berapa juta kantong plastik yang tidak harus digunakan.

4. Hemat menggunakan BBM
Bila anda memiliki sepeda motor yang digunakan untuk anak, atau yang lain, ajarkan mereka untuk mengirit bensin, dengan bepergian lebih jarang atau kalau harus bepergian jarak dekat, untuk berjalan kaki. Walau anda mampu membeli bensin, namun bensin di Indonesia itu disubsidi. Kalau saja setiap keluarga mengurangi pemakaian listrik 1 liter dalam seminggu misalnya, berapa liter bensin yang bisa dihemat setiap minggunya.

5. Setidaknya kurangi merokok, kalau tidak bisa berhenti
Mengurangi kebiasaan merokok bukan hal yang gampang. Namun seperti kata filsuf China Lao Tse, perjalanan seribu langkah dimulai dari satu langkah. Usaha mengurangi merokok yang setiap hari dua bungkus, bisa dimulai dengan mengurangi satu batang lebih sedikit setiap hari. Kalau hari ini anda merokok 20 batang, besok atau seminggu ke depan anda bisa merokok hanya 19 batang, dan seterusnya.
Jangan khawatir bahwa kalau anda tidak merokok para petani tembakau di Indonesia akan kehilangan mata pencarian, atau para pekerja pabrik rokok akan kehilangan pekerjaan mereka. Ada banyak industri alternatif yang tersedia. Apakah menurut anda industri rokok itu memikirkan dengan serius bila anda terkena kanker paru-paru atau sejenisnya. Anda hanya satu dari puluhan juta perokok, sehingga mereka tidak akan pernah memperhatikan anda. Yang harus Anda lakukan adalah memperhatikan diri sendiri.

sumber: http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2014-10-22/10-hal-kecil-yang-bisa-membuat-indonesia-lebih-baik/1381655 

SEKILAS TENTANG PERAWAT

     Perawat (bahasa Inggris: nurse, berasal dari bahasa Latin: nutrix yang berarti merawat atau memelihara) adalah profesi yang difokuskan pada perawatan individu, keluarga, dan masyarakat sehingga mereka dapat mencapai, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan yang optimal dan kualitas hidup dari lahir sampai mati.
Florence Nightingale adalah pelopor perawat modern, penulis dan ahli statistik. Ia dikenal dengan nama Bidadari Berlampu (The Lady With The Lamp) atas jasa-jasanya yang tanpa kenal takut mengumpulkan korban perang pada perang Krimea, di semenanjung Krimea, Rusia.
    Perawat bekerja dalam berbagai besar spesialisasi di mana mereka bekerja secara independen dan sebagai bagian dari sebuah tim untuk menilai, merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi perawatan. Ilmu Keperawatan adalah bidang pengetahuan dibentuk berdasarkan kontribusi dari ilmuwan keperawatan melalui peer-review jurnal ilmiah dan praktik yang dibuktikan berbasis. Ini merupakan bidang yang dinamis praktik dan penelitian yang didasarkan dalam budaya kontemporer dan kekhawatiran itu sendiri dengan baik mainstream dan subkultur terpinggirkan dalam rangka untuk memberikan perawatan budaya paling sensitif dan kompeten.
Saat ini profesi perawat telah mendapatkan perlindungan hukum melalui disahkannya undang undang keperawatan nomor 38 tahun 2014. Dengan adanya undang undang ini diharapakan perawat dapat bekerja sesuai peran profesinya secara lebih profesional, bertanggungjawab dan lebih optimal.
     Pendidikan profesi perawat semakin maju, universitas seperti UI (Universitas Indonesia) telah menawarkan spesialisasi dalam pendidikan masternya, diantaranya spesialis keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah.
    Pendidikan keperawatan di Indonesia di golongkan menjadi 4 kelompok besar yakni:
1.Pendidikan vokasi, ditempuh dalam waktu 3 tahun untuk diploma 3 dengan gelar 'Ahli Madaya Keperawatan (Amd.Kep) dan 4 tahun untuk vokasi khusus dengan gelar Sarjana Sians Terapan (S.ST)
2.Pendidikan profesional, ditempuh dalam waktu 4 tahun untuk program Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan tambahan 1 tahun untuk pendidikan profesi Ners (Ns)
3.Pendidikan Master dan Spesialis, yakni Master Keperawatan (M.Kep) dan terdapat pesialis keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah
4. Pendidikan doktoral, ditempuh untuk mel;akukan riset tentang keperawatan

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Perawat 

Selasa, 07 Juli 2015

5 KHAS MAKANAN MOJOKERTO

 5 KHAS MAKANAN MOJOKERTO

1. Onde onde khas mojokerto


5 Makanan Khas Mojokerto Yang Terkenal
Onde-onde merupakan jajanan yang terbuat dari tepung ketan dengan dalamnya terdapat isi kacang hijau, onde-onde ini berbentuk bulat serta diselimuti wijen pada bagian luarnya. Sangat cocok dihidangkan dalam keadaan masih hangat.